
Kementerian Agama terus mendorong transformasi digital di lingkungan madrasah dengan meluncurkan aplikasi Smart Pajar. Inovasi ini dibahas dalam Zoom Meeting bertema "Madrasah menjadi Project Smart Pajar" yang menghadirkan Dr. Aty Mulyani, S.Ag., S.Pd., M.Pd. sebagai moderator dan Anwar, S.Pd., M.Pd. sebagai pemateri utama.
Aplikasi Smart Pajar merupakan sistem informasi internal yang terintegrasi dengan data kepegawaian, presensi, kinerja, hingga layanan administrasi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama. Kehadiran aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta kinerja ASN di madrasah.
Dalam paparannya, Anwar menjelaskan bahwa MAN 1 Kerinci, MAN Insan Cendekia (IC), dan MAN 3 Muaro Jambi ditunjuk sebagai pilot project penerapan Smart Pajar di Provinsi Jambi. "Smart Pajar ini sangat sederhana, bahkan sesimpel mengisi agenda kelas. Guru sebagai ujung tombak pendidikan akan lebih mudah dalam presensi, pelaporan kinerja, dan pengelolaan administrasi," ujar Anwar.
Moderator Dr. Aty Mulyani menambahkan, penerapan aplikasi ini membawa berbagai manfaat bagi madrasah. Di antaranya adalah pemantauan realisasi anggaran secara real time, evaluasi kinerja program agar sesuai sasaran dan kebutuhan masyarakat, serta transparansi dan akuntabilitas dalam laporan keuangan dan kegiatan. Selain itu, aplikasi ini juga memungkinkan deteksi dini terhadap kendala atau hambatan dalam pelaksanaan program, perbaikan perencanaan anggaran di tahun berikutnya, serta efisiensi dan efektivitas penggunaan dana pendidikan.
Smart Pajar dilengkapi dengan sejumlah fitur utama, seperti presensi online berbasis GPS, laporan kinerja harian (LKH), integrasi data dengan sistem nasional, monitoring real time oleh atasan, hingga notifikasi otomatis untuk pengingat absensi dan pengisian laporan. ASN juga dapat mengakses riwayat presensi, kinerja, dan status administrasi secara mandiri, sehingga proses administrasi menjadi lebih transparan dan mudah dipantau.
Penerapan Smart Pajar menegaskan komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan tata kelola madrasah yang modern, transparan, dan akuntabel. Data yang terekam dalam sistem akan menjadi bahan evaluasi dan dasar pengambilan kebijakan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan madrasah di Provinsi Jambi dan wilayah lainnya di masa mendatang. (mwd)
|
32x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...