
Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Muaro Jambi, Dr. H. Moeh. Djuddah, S.Ag., M.Pd.I, mengikuti kegiatan Sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang mengangkat tema "Panca Cinta". Acara ini berlangsung di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jambi pada 23 hingga 26 Oktober 2025.
Kegiatan sosialisasi ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Dr. H. Mahbub Daryanto, M.Pd.I, yang didampingi sejumlah pejabat Kanwil. Peserta kegiatan terdiri dari para Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi, serta para kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Aliyah (MA) Negeri se-Jambi.
Rangkaian acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, laporan dari panitia, dan sambutan dari Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Dr. H. Dedi Irama Silalahi, S.Sos., M.A.B. Setelah itu, acara dibuka secara resmi oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Jambi.
Dalam sambutannya, Dr. H. Mahbub Daryanto menegaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta tidak sekadar mengubah struktur kurikulum, tetapi juga mendorong para pendidik untuk menanamkan nilai-nilai cinta dan kepedulian dalam setiap aspek pembelajaran. Ia menyampaikan, "KBC bertujuan melahirkan generasi yang humanis, nasionalis, peka terhadap lingkungan, dan toleran terhadap perbedaan. Lebih dari sekadar materi ajar, kita ingin cinta menjadi ruh yang menggerakkan cara berpikir, merasakan, dan bertindak dalam proses pendidikan."
Selama sosialisasi, peserta mendapatkan pemaparan mendalam mengenai konsep Kurikulum Berbasis Cinta. Kurikulum ini menekankan pentingnya nilai-nilai kemanusiaan, empati, dan kasih sayang dalam proses pendidikan. Lima nilai utama yang diusung dalam Panca Cinta meliputi cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, cinta terhadap ilmu dan pengetahuan, cinta terhadap diri sendiri dan sesama manusia, cinta terhadap alam dan lingkungan, serta cinta terhadap tanah air.
Kepala MAN 3 Muaro Jambi, Dr. H. Moeh. Djuddah, menyambut baik penerapan Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan madrasah. Ia menyatakan, "Kami akan mencoba menerapkannya dengan menanamkan empati, kedermawanan, dan rasa hormat terhadap perbedaan. Pembelajaran berbasis nilai akan kami integrasikan dengan moral seperti kejujuran, tanggung jawab, dan toleransi, serta dikembangkan melalui pembelajaran kolaboratif yang mendorong kerja sama dan tanggung jawab sosial."

Melalui pelaksanaan sosialisasi ini, diharapkan seluruh madrasah di Provinsi Jambi dapat mengimplementasikan pendidikan yang berlandaskan cinta. Dengan demikian, madrasah diharapkan mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga berakhlak mulia, peduli terhadap sesama, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar. (Mus)
|
25x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...