
MAN 3 Muaro Jambi secara resmi membuka kegiatan Pesantren Ramadhan 1447 Hijriah di masjid madrasah. Acara pembukaan dibuka oleh Kepala MAN 3 Muaro Jambi, Kardono Z, S.Ag., M.Pd., dan dihadiri oleh siswa, wakil kepala madrasah, majelis guru, serta panitia yang terdiri dari guru dan pengurus OSIM.
Dalam sambutannya, Kardono mengajak seluruh peserta untuk bersyukur atas kesehatan dan kesempatan yang diberikan sehingga dapat mengikuti kegiatan Pesantren Ramadhan di lingkungan madrasah. Ia menekankan pentingnya momentum Ramadhan sebagai sarana pembinaan keagamaan dan pembentukan akhlak bagi para siswa. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya madrasah dalam memperkuat pendidikan keislaman dan meningkatkan kualitas ibadah siswa.
Kardono menjelaskan bahwa Pesantren Ramadhan merupakan salah satu program rutin madrasah yang bertujuan membentuk karakter siswa melalui pembiasaan ibadah dan penanaman nilai-nilai keislaman. Ia juga menyoroti peran pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam yang menitikberatkan pada pembinaan akhlak, dengan masjid sebagai pusat kegiatan dan kiai sebagai figur utama dalam proses pendidikan.
"Pesantren itu adalah lembaga pendidikan yang mengutamakan akhlak dan budi pekerti, dengan masjid sebagai pusat pendidikannya. Karena itu kegiatan pesantren selalu identik dengan aktivitas ibadah dan pembelajaran agama di masjid," ujar Kardono.
Kegiatan Pesantren Ramadhan di MAN 3 Muaro Jambi dilaksanakan dalam bentuk pesantren kilat. Selama beberapa hari, para siswa mengikuti berbagai aktivitas keagamaan secara intensif, seperti shalat berjamaah lima waktu, kultum, kajian keislaman, buka puasa bersama, shalat tarawih, dan qiyamul lail. Melalui rangkaian kegiatan ini, siswa diharapkan dapat memperdalam pemahaman agama serta membiasakan diri menjalankan ibadah secara kolektif di lingkungan madrasah.
Selain itu, Kardono mengingatkan para siswa untuk menjaga suasana pesantren dengan mengenakan pakaian yang mencerminkan identitas santri, seperti peci dan sarung. Hal ini bertujuan menumbuhkan semangat dan nuansa belajar khas pesantren di lingkungan madrasah, sehingga siswa dapat merasakan pengalaman belajar yang berbeda selama bulan Ramadhan.
Pelaksanaan Pesantren Ramadhan dilakukan secara bergiliran antara siswa putra dan putri. Pada hari pertama, kegiatan diikuti oleh siswa putra, sementara siswa putri akan mengikuti kegiatan pada hari berikutnya. Pola ini diterapkan agar seluruh siswa dapat mengikuti kegiatan secara optimal dan suasana tetap kondusif.
Kepala Madrasah berharap, melalui kegiatan ini, para siswa dapat memanfaatkan bulan suci Ramadhan untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperdalam ilmu agama, dan memperbaiki akhlak. Ia menegaskan komitmen madrasah dalam menghadirkan program pembinaan keagamaan yang dapat memperkuat karakter religius peserta didik.
"Kami berharap kegiatan Pesantren Ramadhan ini dapat memberikan manfaat besar bagi siswa dalam meningkatkan iman, ibadah, serta membentuk akhlak yang lebih baik," tutup Kardono.
Dengan terselenggaranya Pesantren Ramadhan 1447 H, MAN 3 Muaro Jambi menegaskan perannya dalam mendukung pembinaan karakter dan religiusitas siswa melalui program-program keagamaan yang berkesinambungan. Pembukaan kegiatan ini menandai komitmen madrasah dalam memperkuat pendidikan karakter dan spiritualitas di kalangan peserta didik. (Mus)
|
58x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...