
Muaro Jambi, 26 Agustus 2026 - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Muaro Jambi pada kementerian agama Muaro Jambi mengambil langkah antisipatif terhadap memburuknya kualitas udara akibat kabut asap dan debu jalanan yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Jambi. Kebijakan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian madrasah terhadap kesehatan dan keselamatan seluruh warga madrasah.
Langkah ini menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Jambi Nomor 1835/SE/DLH-3/2026 tentang Antisipasi dan Penanganan Dampak Memburuknya Kualitas Udara di Provinsi Jambi. Melalui surat pemberitahuan Nomor 383/MA.05.07/PP.01.1/08/2026, Kepala MAN 3 Muaro Jambi, Kardono, Z, S.Ag., M.Pd., menyampaikan sejumlah penyesuaian kegiatan madrasah yang berlaku pada 26-28 Agustus 2026.
Dalam kebijakan tersebut, seluruh siswa dan guru tetap hadir seperti biasa. Namun, waktu pembelajaran disesuaikan menjadi 25 menit per jam pelajaran (JP). Selain itu, kegiatan pembiasaan dan kegiatan ekstrakurikuler untuk sementara ditiadakan.
Siswa juga diarahkan untuk pulang setelah melaksanakan salat Zuhur, sementara seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan diwajibkan menggunakan masker sebagai upaya mengurangi risiko paparan udara yang kurang sehat.
Selain penggunaan masker, warga madrasah juga diimbau membawa air minum secukupnya untuk mencegah dehidrasi selama berada di lingkungan madrasah.
Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Dampak Kabut Asap
Kabut asap dan debu jalanan dapat menimbulkan berbagai dampak terhadap kesehatan, antara lain iritasi mata, batuk, sesak napas, serta gangguan saluran pernapasan. Kondisi tersebut juga dapat mengurangi jarak pandang sehingga meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.
Melalui Tim Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) MAN 3 Muaro Jambi, madrasah mengingatkan tiga hal penting kepada seluruh warga madrasah, yaitu menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, memakai helm ketika berkendara, serta membawa tumbler atau botol minum untuk menjaga kecukupan cairan tubuh.
Imbauan tersebut sejalan dengan semangat "Lindungi Diri, Lindungi Sesama". Kesadaran dan kedisiplinan setiap warga madrasah diharapkan dapat membantu menjaga kesehatan bersama di tengah kondisi kualitas udara yang kurang baik.
Pembelajaran Tetap Berjalan
Meskipun terjadi penyesuaian waktu pembelajaran, kegiatan belajar mengajar di MAN 3 Muaro Jambi tetap berlangsung. Guru dan siswa mengikuti proses pembelajaran di ruang kelas dengan tetap memperhatikan kondisi kesehatan dan keselamatan.
Penyesuaian ini menjadi bentuk komitmen MAN 3 Muaro Jambi untuk memastikan proses pendidikan tetap berjalan sekaligus memberikan perlindungan kepada seluruh warga madrasah.
Kepala MAN 3 Muaro Jambi mengharapkan seluruh guru, tenaga kependidikan, dan siswa dapat mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan serta meningkatkan kewaspadaan selama kondisi kualitas udara belum kembali normal.
"Udara Bersih, Tubuh Sehat, Belajar Semangat." Dengan semangat tersebut, MAN 3 Muaro Jambi terus berupaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan kondusif bagi seluruh peserta didik. (Humas)
|
39x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...