
Muaro Jambi (Humas MAN 3 Muaro Jambi) - Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kesiapan guru dalam menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), MAN 3 Muaro Jambi melaksanakan kegiatan pembinaan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, Rabu (16/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan dan majelis guru MAN 3 Muaro Jambi bersama keluarga besar MTsNegeri 1 Muaro Jambi. Kegiatan dipandu oleh Pengawas MAN 3 Muaro Jambi, Dr. M. Siddiq, S.Ag., M.Pd.
Kepala MAN 3 Muaro Jambi, Kardono, Z, S.Ag., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pengawas Pembina serta seluruh peserta yang telah hadir dan mengikuti kegiatan pembinaan.
"Terima kasih kepada Bapak Pengawas yang telah berkenan hadir sekaligus memberikan pembinaan kepada kita. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat memberikan pemahaman dan wawasan baru bagi kita semua," ungkapnya.
Bapak Kardono menegaskan bahwa kegiatan pembinaan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi forum untuk menerima materi, tetapi juga menghasilkan pemahaman dan praktik yang dapat langsung diterapkan oleh guru dalam proses pembelajaran.
Ia meminta para guru membawa laptop dan melakukan input secara langsung selama kegiatan berlangsung, sehingga pembinaan dapat memberikan hasil yang lebih konkret dan dapat diterapkan dalam perangkat pembelajaran.
Menurutnya, perubahan kurikulum harus diikuti dengan perubahan dan pengembangan cara guru dalam melaksanakan pembelajaran. Guru dituntut untuk terus belajar dan menyesuaikan diri dengan perkembangan dunia pendidikan.
"Uthlubul ilma minal mahdi ilal lahdi. Tuntutlah ilmu sejak dari buaian sampai ke liang lahat. Artinya, kita sebagai guru tidak boleh berhenti belajar. Ilmu terus berkembang, pendekatan pembelajaran juga terus berkembang," ujarnya.
Lebih lanjut, bapak Kardono menyoroti pentingnya guru melakukan evaluasi terhadap metode pembelajaran yang selama ini digunakan. Menurutnya, perubahan kurikulum tidak akan memberikan dampak maksimal apabila pola pembelajaran di dalam kelas tidak ikut mengalami perkembangan.
"Jangan sampai kurikulumnya sudah berubah, tetapi cara kita mengajar masih sama seperti sebelumnya. Ini menjadi tantangan bagi kita bersama," jelasnya.
Dalam konteks Kurikulum Berbasis Cinta, Kardono mengajak para guru memahami bagaimana nilai kasih sayang, kepedulian, penghargaan, dan pendekatan humanis dapat dihadirkan dalam proses pembelajaran.
Sementara itu, Pengawas MAN 3 Muaro Jambi, Dr. M. Siddiq, S.Ag., M.Pd., memandu jalannya pembinaan sekaligus memberikan penguatan kepada para guru mengenai implementasi Kurikulum Berbasis Cinta. Para peserta diarahkan untuk memahami konsep KBC serta mengaitkannya dengan pelaksanaan pembelajaran dan perangkat pembelajaran di madrasah.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan tugas untuk merancang kegiatan Panca Cinta yang akan dilaksanakan di madrasah. Panca Cinta menjadi landasan dalam membangun budaya pendidikan yang menumbuhkan kecintaan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, cinta ilmu, cinta lingkungan, cinta diri dan sesama, serta cinta tanah air.
Perancangan kegiatan tersebut diharapkan menjadi langkah nyata dalam menerapkan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan madrasah. Guru tidak hanya memahami konsep KBC secara teoritis, tetapi juga mampu menerjemahkannya ke dalam kegiatan pembelajaran, pembiasaan, dan berbagai aktivitas positif yang melibatkan peserta didik.
Kegiatan berlangsung secara interaktif. Para guru mengikuti penyampaian materi dengan aktif dan melakukan input secara langsung menggunakan laptop masing-masing. Dengan demikian, pembinaan diharapkan tidak berhenti pada pemahaman secara teoritis, tetapi dapat dilanjutkan dengan penerapan nyata dalam kegiatan pembelajaran dan budaya madrasah.
Kepala MAN 3 Muaro Jambi berharap kegiatan tersebut dapat memberikan wawasan baru bagi para guru sekaligus mendorong peningkatan kualitas proses pembelajaran di madrasah.
"Harapan kami, setelah mengikuti pembinaan ini, ada perubahan dan kemajuan dalam proses pembelajaran kita. Mudah-mudahan Bapak dan Ibu mendapatkan ilmu, wawasan, dan pengalaman baru yang nantinya dapat diterapkan di kelas masing-masing," pungkasnya.
Melalui kegiatan pembinaan ini, MAN 3 Muaro Jambi terus mendorong para guru untuk mengembangkan kompetensi dan menyesuaikan praktik pembelajaran dengan arah Kurikulum Berbasis Cinta. Lima nilai Panca Cinta diharapkan semakin mewarnai proses pendidikan, pembelajaran, pembiasaan, serta budaya madrasah sehingga nilai cinta tidak hanya menjadi konsep, tetapi hadir dalam sikap dan perilaku seluruh warga madrasah. (Humas)
|
69x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...