
Pengawas madrasah, Dr. M. Siddiq, S.Ag., M.Pd., menegaskan pentingnya kelengkapan dokumen supervisi, rekapitulasi tindak lanjut, serta Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) guru dalam rangka persiapan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) di MAN 3 Muaro Jambi. Hal ini disampaikan dalam kegiatan pembinaan yang diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan madrasah.
Dalam paparannya, Dr. M. Siddiq menjelaskan bahwa pelaksanaan supervisi tidak hanya sebatas penilaian administrasi dan proses pembelajaran guru. Setiap tahapan supervisi harus didukung oleh dokumen yang lengkap, mulai dari program supervisi, instrumen penilaian, laporan hasil supervisi, hingga analisis dan tindak lanjut atas temuan yang diperoleh. Ia menekankan bahwa setiap kegiatan supervisi harus memiliki program yang jelas dan instrumen penilaian yang terstandar. Setelah supervisi dilaksanakan, hasil penilaian dari instrumen tersebut harus direkap dalam laporan hasil supervisi, dan instrumen yang telah diisi serta dinilai perlu dilampirkan sebagai bukti pendukung.
Dokumentasi yang dimaksud meliputi supervisi administrasi, pemeriksaan perangkat pembelajaran, observasi kelas, dan supervisi proses pembelajaran. Dengan kelengkapan dokumen ini, hasil supervisi dapat dipertanggungjawabkan dan menjadi bukti nyata atas kegiatan yang telah dilakukan. Dr. M. Siddiq juga menyoroti pentingnya tindak lanjut atas temuan supervisi. Menurutnya, setiap hasil supervisi harus dianalisis untuk mengidentifikasi kekurangan yang masih ada pada guru. Temuan tersebut kemudian dicatat dalam rekapitulasi program tindak lanjut agar proses perbaikan dapat dipantau secara terencana.
Sebagai contoh, jika dalam supervisi administrasi ditemukan perangkat pembelajaran yang belum lengkap, seperti distribusi alokasi waktu, program semester, atau dokumen Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP), maka kekurangan tersebut harus dicatat dan direncanakan penyelesaiannya. Setiap temuan perlu dilengkapi dengan rencana tindak lanjut dan target waktu penyelesaian. Setelah guru melakukan perbaikan, hasilnya akan diperiksa kembali untuk memastikan bahwa kekurangan tersebut telah diselesaikan.
Dengan mekanisme ini, supervisi tidak hanya menjadi kegiatan penilaian, tetapi juga menjadi sarana pembinaan dan peningkatan kualitas kinerja guru secara berkelanjutan. Hasil analisis supervisi juga menjadi dasar dalam penyusunan program PKB. Pengawas menegaskan bahwa rekomendasi dari hasil supervisi harus digunakan madrasah untuk menyusun program pengembangan kompetensi guru sesuai kebutuhan nyata di lapangan.
Salah satu kebutuhan yang sering muncul adalah pemahaman guru dalam menyusun KKTP. Jika hasil supervisi menunjukkan masih ada kesulitan dalam merumuskan KKTP, madrasah dapat mengadakan lokakarya atau workshop untuk meningkatkan kompetensi guru di bidang tersebut. Begitu pula jika ditemukan kendala dalam pemanfaatan media pembelajaran, madrasah dapat merancang kegiatan pengembangan kompetensi guru dalam menyiapkan dan menggunakan media pembelajaran yang efektif. Program PKB harus disusun berdasarkan hasil analisis dan rekomendasi supervisi agar benar-benar menjawab kebutuhan peningkatan kompetensi guru.
Dalam arahannya, Dr. M. Siddiq juga mengingatkan bahwa salah satu kendala yang sering ditemukan dalam penilaian adalah kegiatan yang telah dilaksanakan, namun belum didukung laporan, rekapitulasi, analisis, maupun program tindak lanjut yang memadai. Oleh karena itu, seluruh guru dan tenaga kependidikan MAN 3 Muaro Jambi diharapkan segera melengkapi dokumen sesuai bidang tugas masing-masing. Setiap dokumen, sekecil apa pun, perlu dipersiapkan dan ditata secara sistematis agar dapat menjadi bukti pelaksanaan program yang nyata.
Dr. M. Siddiq juga mengingatkan bahwa persiapan PKKM dan akreditasi memiliki instrumen serta kebutuhan dokumentasi yang berbeda. Madrasah perlu memperhatikan kelengkapan refleksi, evaluasi, dan program tindak lanjut sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan. Melalui pembinaan ini, MAN 3 Muaro Jambi diharapkan semakin siap menghadapi penilaian serta mampu menjadikan supervisi sebagai sarana evaluasi dan perbaikan berkelanjutan.
Dengan dukungan kerja sama seluruh warga madrasah, peningkatan kompetensi guru dan kualitas tata kelola madrasah diharapkan dapat berjalan terarah dan berkesinambungan. Upaya ini sejalan dengan visi MAN 3 Muaro Jambi untuk mewujudkan peserta didik yang bertakwa, cerdas, berprestasi, dan berdaya saing global.
|
5x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...